TUGAS ILMU BUDAYA DASAR #Softskill (PERBEDAAN BUDAYA INDONESIA DENGAN BUDAYA AMERIKA

Image

Budaya Amerika

Kehidupan Budaya di Amerika Serikat.
Walaupun secara umum sudah sangat jelas, sangat berguna untuk membagi kehidupan budaya AS menjadi tiga bagian :

1.Dimensi Yang Bersejarah
Hal pertama bermula dari masa kolonial hingga perang sipil. Pada periode ini seni arsitektur, musik, sastra, dan mode Amerika mendapat pengaruh yang sangat kuat dari Eropa. Apa yang menjadi fashionable atau keren di pusat-pusat budaya Eropa seperti London, Paris, Roma atau Viena biasanya membentuk pola mode untuk Boston, New Orleans, New York dan Philadelphia. Beberapa orang Amerika mengikuti tren Eropa ini tanpa sadar. Bahkan butuh waktu bagi tren Eropa ini untuk mencapai Amerika. Tapi hal ini sering dipertanyakan bahwa apakah mereka diikuti lebih atau sedikit, cepat atau lama.
Ini tidak berarti tentu saja bahwa Amerika hanya bisa mengimpor seni dan seniman-senimannya. Pelukis Amerika Benjamin West, yang disebut Raphael dari Amerika di Inggris, merupakan pendiri Royal Academy di London, dan pada mula 1792 menjadi Presiden selama 26 tahun. Juga karya-karya dari pelukis Amerika lainnya seperti Waashington Allston, John Singleton Copley, Charles Willson Peale, dan Gilbert Jruart juga digemari dan menjadi terkenal di Eropa. Bahkan kritikan pedas yang tercantum di Edinburgh Review tahun 1820 tentang novel Amerika kehilangan taringnya ketika penulis Amerika seperti James Fenimore Cooper atau Edgar Allan Poe menjadi begitu dipuja dan dihormati di seluruh penjuru Eropa. Begitu pula sumbangsih Amerika untuk musik modern yang melahirkan karya-karya yang terus menerus dinyanyikan, dimainkan dan diingat yang diciptakan oleh komposer Amerika yang melegenda.

2.Rute Antar Atlantik
Bagian kedua, dimulai dari era perang sipil hingga sekitar PD I ditandai dengan ketegangan. Orang Amerika dapat dikatakan, telah menjejakkan kakinya di tiap dunia dan sering dirasakan bahwa hal ini tidak mengenakkan. Penulis, Arsitektus dan pelukis Amerika pada abad 19 masih menganggap diri mereka sebagai bagian besar dari tradisi Eropa. Secara signifikan Amerika menjadi subjek dan dasar bagi setiap kreasi artistik. Hal ini memicu Eropa VS Amerika menjadi salah satu tema yang signifikan pula di sastra Amerika.
Sehingga kebingungan identitaspun terjadi. Banyak penulis Amerika yang menghasilkan banyak karya di Amerika terutama penekanan tema dan skenario dunia baru lebih bersimpati kepada seni kolonial dari Paris atau Roma.

Akan tetapi hal ini memperjelas bahwa Amerika telah mengembangkan kebudayaannya dengan caranya sendiri.

3.Bagian ketiga

Yang juga merupakan masa sekarang ditandai oleh kebangkitan luar biasa dan kekreatifitasan Amerika dalam segala bidang, dengan pengaruh internasional yang bertumbuh, dan kepercayaan diri yang stabil.
Walaupun eksperimen yang kreatif dan vital ini dapat dilihat di seni, arsitektur, musik, tarian, film dan mode sangat jelas hal ini terlihat pada sastra. Orang Amerika pertama yang dianugerahi hadiah Nobel bidang sastra adalah Sinclair Lewis pada 1930. Dia lalu diikuti oleh nama-nama lain, dalam kesuksesan yang terus menerus seperti Eugene O’Neill, Pearl S. Buck dan lain-lain.


Tak dapat dipungkiri lagi, New York adalah ”pusat dunia untuk bidang ekonomi, bisnis, juga seperti berita-berita dan komunikasi. New York pun dalah pusat seni dunia dan tarian modern dan balet metropolis”. New York sering diasumsikan sebagai buku panduan dan pusat penerbit, penghibur bumi dan tempat dimana para aktor bermunculan. Juga sebuah buku panduan asing yang dengan antusias menekankan bahwa New York adalah rumah bagi opera-opera yang paling terkenal.
Bahkan penduduk New York mengklaim bahwa mempunyai perpustakaan terbesar di dunia. Ironisnya, mereka terkadang tidak memperhatikan apa pendapat dari orang lain bahkan kita tentang yang mana sebenarnya merupakan perpustakaan terbesar di dunia.
Status New York sebagai yang terdepan dalam pusat seni tidak hanya berdasarkan jumlah seniman yang ada disana, banyak galeri dan pameran atau museum. Beberapa langkah penting dalam seni modern dilakukan disana. Misalkan Pop-Art, minimal art dan photorealism yang kini menjadi tolak ukur seni bagi dunia.
Coast to Coast
Besarnya perhatian AS terhadap seni tercermin pada warganya mulai sejak dini sekolah dan Universitas mengajarkan tidak hanya pendidikan formal namun juga seni yang tidak kalah penting. Akademi-akademi dan pelatihan seni melahirkan generasi-generasi baru yang tiada habisnya dalam berbagai bidang sebagai pelaku seni. Dan semua itu didukung oleh fasilitas yang paling terbaik.
Hasil dari semua itu dapat dilihat pada berbagai hasil karya generasi muda AS mulai dari pameran hingga pertunjukan seni. Kita bahkan bisa melihat sekelompok anak TK dan SD yang memainkan orkestra sama baiknya dengan profesional di berbagai sekolah Amerika yang diadakan tiap tahun.
Begitu pula dengan pertunjukan-pertunjukan lokal yang selalu ada di setiap tahun baik itu negara bagian yang besar maupun daerah, Country side Park Concert & Exhibition yang menampilkan seniman-seniman lokal dalam jumlah ribuan. Hal itu bahkan dibarengi dengan animo dan antusiasme penonton dan penikmat-penikmat seni yang sangat tinggi.

Film.
Mungkin terlalu berlebihan jika dikatakan Amerika adalah raja untuk bisnis dan industri di bidang ini ”Film”. Namun terasa terlalu tidak lapang dada untuk mengakuinya pula. Hollywood, ikon perindustrian film Amerika yang telah memancarkan kilauannya ke seluruh dunia, tak terhitung menjadi tempat lahirnya film-film terhebat sepanjang masa.
Namun semua itu tak mungkin dicapai tanpa sutradaram aktor, dan aktris yang terus menerus meproduksi dan melakonkan berbagai film hebat yang ada.
Lulusan University of Souther California, University of California at Los Angeles, dan New York University telah melahirkan sutradara dan insane perfilman yang fenomenal seperti Francis Ford Coppola, George Lucas, Steven Spielberg dan Spike Lee.

Happy Birthday to You.
Masalah utama dalam mendiskusikan budaya populer Amerika juga menjadi salah satu ciri utama dari budaya populer Amerika tersebut yaitu tidak akan selamanya menjadi milik orang Amerika. Tidak peduli apakah itu film, makanan dan mode, musik, olahraga kasual atau gaya bahasa, tidak lama kemudian akan ditiru dan digunakan oleh negara lain di dunia ini.
Ada beberapa teori yang mengatakan bahwa mengapa budaya populer Amerika sebegitu menariknya, khususnya sejak tahun 1920-an :
Budaya populer Amerika dipopulerkan dan dipasarkan melalui film, musik-musik populer dan yang baru-baru ini seperti televisi. Namun teori ini gagal karena semua produk Amerika tersebut diatas sendiri sedang berkompetisi dan bersaing dengan produk buatan negara lain.
Dikarenakan Amerika adalah bangsa dari bangsa-bangsa. Karya populer dn budayanya lebihmudah untuk bercampur dan berbaur dengan tradisi dan selera dari negara-negara lain. Teori inipun gagal untuk mengklasifikasi mengapa anak-anak usia sekolah di Italia mengenakan baju bertuliskan ”baseball” dan ”football” dan orang Jepang membeli sepatu boot koboi, atau beberapa orang Ceko menggandrungi Hip-Hop.
Teori lainnya yang mungkin lebih terasa kebenarannya yaitu budaya populer Amerika secara internasional diasosiasikan dengan sesuatu yang disebut ”semangat Amerika”. Semangat ini digambarkan bervariasi seperti menjadi bebas dan muda, percaya diri dan optimis, informal dan santai gaya jalanan dan memberontak.
Teori akhir yang kurang kompleks adalah budaya populer Ameika menjadi populer karena begitu banyak orang di dunia yang menyukainya.
Mengesampingkan mengapa hal ini menyebar, budaya populer Amerika biasanya diadopsi yang kemudian diadaptasi oleh begitu banyak negara lainnya. Alhasil, keorisinilannya serta awal mulanya sering dilupakan. Contoh nyatanya adalah Happy Birthday to You, yang menjadi lagu sehari-hari yang dimana adalah hak ciptanya dimiliki Amerika tidak diingat dan begitu banyak contoh lainnya seperti Jeans Levis, jaket Letter Sneakers, Denim atau T-Shirt dan lain-lainnya.
Makanan Amerika : Dari Asparagus hinga Zucchini
Pandangan di luar AS yang populer adalah orang Amerika bertahan hidup dengan bergantung pada burger keju dan coca cola sama akuratnya dengan pandangan orang Amerika bahwa orang Inggris bergantung dan hidup dengan teh, keripik dan ikan; orang Perancis pada anggur dan bawang, dan orang Jepang pada rumput laut dan zaki.
Di samping begitu klise, pandangan ini juga datang dari kenyataan baha banyaknya apa yang diiklankan di luar negeri sebagai ”makanan Amerika”, sangat datar dan imitasi yang hambar. Sebagai contohnya daging Amerika yang berasal dari spesial yang dipelihara khusus untuk menghasilkan susu. Hasilnya, daging Amerika lebih lembut dan terasa lebih baik daripada apa yang biasanya ditawarkan sebagai steak Amerika di Eropa.
Amerika memiliki 2 tujuan yang kuat mengenai makanan :
1.Menjadi yang terdepan dalam bangsa agricultural, sehingga dapat terus mendistribusikan dengan baik daging, segar, buah, dan sayur-sayuran dengan variasi terbaik dengan harga relatif murah.
2.Menerima dengan senang hati berbagai jenis makanan yang dibawa para imigran dan menjadikannya trademark Amerika.


Disamping itu pula ada 4 tren di Amerika yang terus berlanjut selama beberapa dekade :
1.Ada beberapa peningkatan jumlah yang tercatat pada beberapa restoran mahal yang menawarkan makanan spesial.
2.Jumlah orang Amerika yang sering keluar makan di restaurant terus bertambah. Alasan yang sering dijumpai adalah makan di restoran tidk terlalu mahal dan banyak wanita Amerika yang tidak nyaman berada di dapur dan lebih memilih menyewa koki profesional dan juga menikmati makanan yang lebih baik.
3.tren yang ketiga diakibatkan dari kampanye kesehatan secara nasional. Orang Amerika pada umumnya memakan makanan diet yang ringan cereal dan makanan gandum, sayuran dan buah. Salad dan ikan lebih di utamakan dibandingkan makanan manis dan berat. Namun tentu saja makanan manis dan berat masih di favoritkan sebagian besar warga Amerika. Untunglah tren makanan sehat bukan tren yang bersifat sementara.
4.Tren yang paling ngetrend dan berskala internasional adalah rangkaian makanan cepat saji seperti pizza. Hamburger makanan meksiko, ayam, salad, dan roti lapis, serta makanan laut juga es krim.

Sebuah Dunia Baru Yang Lebih Tua
Diantara ”budaya modern” dari metropolitan opera dan budaya yang lebih sederhana namun bermakna, terdapat jarang yang lebar dari seni dan kerajinan tradisional Amerika yang tidak lagi dimanfaatkan untuk dihargai.
Pada awal 1960 an dengan gerakan kembali ke alam dan tidak menggunakan plastik, begitu banyak seni dan kerajinan tradisional menikmati kebangkitan. Diantaranya yang telah menarik perhatian besar antara lain yaitu keramik dan tembikar, seni kaca dalam berbagai bentuk, kerajinan textil dan tenun, pembuatan permata dan kayu.
Material; bangunan tradisional juga dapat dilihat pada arsitektur yang sering diasosiasikan dengan gaya hidup informal pasific barat laut, california utara, barat Daya dan regional pengunungan rocky. Sangat kental degan ciri kayu yang asli, batu dan karang yang belum terselesaikan, kaca dan pintu menuju lapangan terbuka.
Begitu banyak orang Amerika yang telah lama lelah dan bosan dengan gaya arsitektur internasional, dan sekarang telah banuak variasi experimental modern yang kembali ke gaya lama. Contohnya gaya arsitektur cilinial timur laut As yang lebih terasa tradisionalnya namun terasa elegan walaupun sederhana.

Kesimpulan
Pada mulanya budaya amerika dipengaruhi dan dibentuk oleh budaya yang ada di Eropa.
Amerika akhirnya menemukan sendiri ciri khas kebudayaannya pada abad 19
Amerika telah menghasilkan pelaku-pelaku seni yang tak terhitung jumlahnya yang telah mempengaruhi dunia melalui karya-karyanya.
Amerika telah menyebarkan trend-tren dalam budayanya hingga ke penjuru dunia.
Budaya tradisional dan modern berkembang sama pesatnya di As
Seni dan budaya mendapat perhatian khusus dari pemerintah As

Budaya Indonesia

Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan kelompok sukubangsa, masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau- pulau di Indonesia. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi. Mulai dari pegunungan, tepian hutan, pesisir, dataran rendah, pedesaan, hingga perkotaan. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda. Pertemuan-pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di Indonesia. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama-agama besar di Indonesia turut mendukung perkembangan kebudayaan Indonesia sehingga memcerminkan kebudayaan agama tertentu. Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keaneragaman budaya atau tingkat heterogenitasnya yang tinggi. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok sukubangsa namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban, tradsional hingga ke modern, dan kewilayahan.

Dengan keanekaragaman kebudayaannya Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tak kalah pentingnya, secara sosial budaya dan politik masyarakat Indonesia mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak dulu. Interaksi antar kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok sukubangsa yang berbeda, namun juga meliputi antar peradaban yang ada di dunia. Labuhnya kapal-kapal Portugis di Banten pada abad pertengahan misalnya telah membuka diri Indonesia pada lingkup pergaulan dunia internasional pada saat itu. Hubungan antar pedagang gujarat dan pesisir jawa juga memberikan arti yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia. Singgungan-singgungan peradaban ini pada dasarnya telah membangun daya elasitas bangsa Indonesia dalam berinteraksi dengan perbedaan. Disisi yang lain bangsa Indonesia juga mampu menelisik dan mengembangkan budaya lokal ditengah-tengah singgungan antar peradaban itu.

 

Bukti Sejarah

Sejarah membuktikan bahwa kebudayaan di Indonesia mampu hidup secara berdampingan, saling mengisi, dan ataupun berjalan secara paralel. Misalnya kebudayaan kraton atau kerajaan yang berdiri sejalan secara paralel dengan kebudayaan berburu meramu kelompok masyarakat tertentu. Dalam konteks kekinian dapat kita temui bagaimana kebudayaan masyarakat urban dapat berjalan paralel dengan kebudayaan rural atau pedesaan, bahkan dengan kebudayaan berburu meramu yang hidup jauh terpencil. Hubungan-hubungan antar kebudayaan tersebut dapat berjalan terjalin dalam bingkai ”Bhinneka Tunggal Ika” , dimana bisa kita maknai bahwa konteks keanekaragamannya bukan hanya mengacu kepada keanekaragaman kelompok sukubangsa semata namun kepada konteks kebudayaan.

Didasari pula bahwa dengan jumlah kelompok sukubangsa kurang lebih 700’an sukubangsa di seluruh nusantara, dengan berbagai tipe kelompok masyarakat yang beragam, serta keragaman agamanya, masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang sesungguhnya rapuh. Rapuh dalam artian dengan keragaman perbedaan yang dimilikinya maka potensi konflik yang dipunyainya juga akan semakin tajam. Perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat akan menjadi pendorong untuk memperkuat isu konflik yang muncul di tengah-tengah masyarakat dimana sebenarnya konflik itu muncul dari isu-isu lain yang tidak berkenaan dengan keragaman kebudayaan. Seperti kasus-kasus konflik yang muncul di Indonesia dimana dinyatakan sebagai kasus konflik agama dan sukubangsa. Padahal kenyataannya konflik-konflik tersebut didominsi oleh isu-isu lain yang lebih bersifat politik dan ekonomi. Memang tidak ada penyebab yang tunggal dalam kasus konflik yang ada di Indonesia. Namun beberapa kasus konflik yang ada di Indonesia mulai memunculkan pertanyaan tentang keanekaragaman yang kita miliki dan bagaimana seharusnya mengelolanya dengan benar.

 

Peran pemerintah: penjaga keanekaragaman

Sesungguhnya peran pemerintah dalam konteks menjaga keanekaragaman kebudayaan adalah sangat penting. Dalam konteks ini pemerintah berfungsi sebagai pengayom dan pelindung bagi warganya, sekaligus sebagai penjaga tata hubungan interaksi antar kelompok-kelompok kebudayaan yang ada di Indonesia. Namun sayangnya pemerintah yang kita anggap sebagai pengayom dan pelindung, dilain sisi ternyata tidak mampu untuk memberikan ruang yang cukup bagi semua kelompok-kelompok yang hidup di Indonesia. Misalnya bagaimana pemerintah dulunya tidak memberikan ruang bagi kelompok-kelompok sukubangsa asli minoritas untuk berkembang sesuai dengan kebudayaannya. Kebudayaan-kebudayaan yang berkembang sesuai dengan sukubangsa ternyata tidak dianggap serius oleh pemerintah. Kebudayaan-kebudayaan kelompok sukubangsa minoritas tersebut telah tergantikan oleh kebudayaan daerah dominant setempat, sehingga membuat kebudayaan kelompok sukubangsa asli minoritas menjadi tersingkir. Contoh lain yang cukup menonjol adalah bagaimana misalnya karya-karya seni hasil kebudayaan dulunya dipandang dalam prespektif kepentingan pemerintah. Pemerintah menentukan baik buruknya suatu produk kebudayaan berdasarkan kepentingannya. Implikasi yang kuat dari politik kebudayaan yang dilakukan pada masa lalu (masa Orde Baru) adalah penyeragaman kebudayaan untuk menjadi “Indonesia”. Dalam artian bukan menghargai perbedaan yang tumbuh dan berkembang secara natural, namun dimatikan sedemikian rupa untuk menjadi sama dengan identitas kebudayaan yang disebut sebagai ”kebudayaan nasional Indonesia”. Dalam konteks ini proses penyeragaman kebudayaan kemudian menyebabkan kebudayaan yang berkembang di masyarakat, termasuk didalamnya kebudayaan kelompok sukubangsa asli dan kelompok marginal, menjadi terbelakang dan tersudut. Seperti misalnya dengan penyeragaman bentuk birokrasi yang ada ditingkat desa untuk semua daerah di Indonesia sesuai dengan bentuk desa yang ada di Jawa sehingga menyebabkan hilangnya otoritas adat yang ada dalam kebudayaan daerah.

Tidak dipungkiri proses peminggiran kebudayaan kelompok yang terjadi diatas tidak lepas dengan konsep yang disebut sebagai kebudayaan nasional, dimana ini juga berkaitan dengan arah politik kebudayaan nasional ketika itu. Keberadaan kebudayaan nasional sesungguhnya adalah suatu konsep yang sifatnya umum dan biasa ada dalam konteks sejarah negara modern dimana ia digunakan oleh negara untuk memperkuat rasa kebersamaan masyarakatnya yang beragam dan berasal dari latar belakang kebudayaan yang berbeda. Akan tetapi dalam perjalanannya, pemerintah kemudian memperkuat batas-batas kebudayaan nasionalnya dengan menggunakan kekuatan-kekuatan politik, ekonomi, dan militer yang dimilikinya. Keadaan ini terjadi berkaitan dengan gagasan yang melihat bahwa usaha-usaha untuk membentuk suatu kebudayaan nasional adalah juga suatu upaya untuk mencari letigimasi ideologi demi memantapkan peran pemerintah dihadapan warganya. Tidak mengherankan kemudian, jika yang nampak dipermukaan adalah gejala bagaimana pemerintah menggunakan segala daya upaya kekuatan politik dan pendekatan kekuasaannya untuk ”mematikan” kebudayaan-kebudayaan local yang ada didaerah atau kelompok-kelompok pinggiran, dimana kebudayaan-kebudayaan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.

Setelah reformasi 1998, muncul kesadaran baru tentang bagaimana menyikapi perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Yaitu kesadaran untuk membangun masyarakat Indonesia yang sifatnya multibudaya, dimana acuan utama bagi terwujudnya masyarakat Indonesia yang multibudaya adalah multibudayaisme, yaitu sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan (Suparlan,1999). Dalam model multikultural ini, sebuah masyarakat (termasuk juga masyarakat bangsa seperti Indonesia) dilihat sebagai mempunyai sebuah kebudayaan yang berlaku umum dalam masyarakat tersebut yang coraknya seperti sebuah mosaik. Di dalam mosaik tercakup semua kebudayaan dari masyarakat-masyarakat yang lebih kecil yang membentuk terwujudnya masyarakat yang lebih besar, yang mempunyai kebudayaan yang seperti sebuah mosaik tersebut. Model multibudayaisme ini sebenarnya telah digunakan sebagai acuan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam mendesain apa yang dinamakan sebagai kebudayaan bangsa, sebagaimana yang terungkap dalam penjelasan Pasal 32 UUD 1945, yang berbunyi: “kebudayaan bangsa (Indonesia) adalah puncak-puncak kebudayaan di daerah”.

Sebagai suatu ideologi, multikultural harus didukung dengan sistem infrastuktur demokrasi yang kuat serta didukung oleh kemampuan aparatus pemerintah yang mumpuni karena kunci multibudayaisme adalah kesamaan di depan hukum. Negara dalam hal ini berfungsi sebagai fasilitator sekaligus penjaga pola interaksi antar kebudayaan kelompok untuk tetap seimbang antara kepentingan pusat dan daerah, kuncinya adalah pengelolaan pemerintah pada keseimbangan antara dua titik ekstrim lokalitas dan sentralitas. Seperti misalnya kasus Papua dimana oleh pemerintah dibiarkan menjadi berkembang dengan kebudayaan Papuanya, namun secara ekonomi dilakukan pembagian kue ekonomi yang adil. Dalam konteks waktu, produk atau hasil kebudayaan dapat dilihat dalam 2 prespekif yaitu kebudayaan yang berlaku pada saat ini dan tinggalan atau produk kebudayaan pada masa lampau.

 

Menjaga keanekaragaman budaya

Dalam konteks masa kini, kekayaan kebudayaan akan banyak berkaitan dengan produk-produk kebudayaan yang berkaitan 3 wujud kebudayaan yaitu pengetahuan budaya, perilaku budaya atau praktek-praktek budaya yang masih berlaku, dan produk fisik kebudayaan yang berwujud artefak atau banguna. Beberapa hal yang berkaitan dengan 3 wujud kebudayaan tersebut yang dapat dilihat adalah antara lain adalah produk kesenian dan sastra, tradisi, gaya hidup, sistem nilai, dan sistem kepercayaan. Keragaman budaya dalam konteks studi ini lebih banyak diartikan sebagai produk atau hasil kebudayaan yang ada pada kini. Dalam konteks masyarakat yang multikultur, keberadaan keragaman kebudayaan adalah suatu yang harus dijaga dan dihormati keberadaannya. Keragaman budaya adalah memotong perbedaan budaya dari kelompok-kelompok masyarakat yang hidup di Indonesia. Jika kita merujuk kepada konvensi UNESCO 2005 (Convention on The Protection and Promotion of The Diversity of Cultural Expressions) tentang keragaman budaya atau “cultural diversity”, cultural diversity diartikan sebagai kekayaan budaya yang dilihat sebagai cara yang ada dalam kebudayaan kelompok atau masyarakat untuk mengungkapkan ekspresinya. Hal ini tidak hanya berkaitan dalam keragaman budaya yang menjadi kebudayaan latar belakangnya, namun juga variasi cara dalam penciptaan artistik, produksi, disseminasi, distribusi dan penghayatannya, apapun makna dan teknologi yang digunakannya. Atau diistilahkan oleh Unesco dalam dokumen konvensi UNESCO 2005 sebagai “Ekpresi budaya” (cultural expression). Isi dari keragaman budaya tersebut akan mengacu kepada makna simbolik, dimensi artistik, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya.

Dalam konteks ini pengetahuan budaya akan berisi tentang simbol-simbol pengetahuan yang digunakan oleh masyarakat pemiliknya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungannya. Pengetahuan budaya biasanya akan berwujud nilai-nilai budaya suku bangsa dan nilai budaya bangsa Indonesia, dimana didalamnya berisi kearifan-kearifan lokal kebudayaan lokal dan suku bangsa setempat. Kearifan lokal tersebut berupa nilai-nilai budaya lokal yang tercerminkan dalam tradisi upacara-upacara tradisional dan karya seni kelompok suku bangsa dan masyarakat adat yang ada di nusantara. Sedangkan tingkah laku budaya berkaitan dengan tingkah laku atau tindakan-tindakan yang bersumber dari nilai-nilai budaya yang ada. Bentuk tingkah laku budaya tersebut bisa dirupakan dalam bentuk tingkah laku sehari-hari, pola interaksi, kegiatan subsisten masyarakat, dan sebagainya. Atau bisa kita sebut sebagai aktivitas budaya. Dalam artefak budaya, kearifan lokal bangsa Indonesia diwujudkan dalam karya-karya seni rupa atau benda budaya (cagar budaya). Jika kita melihat penjelasan diatas maka sebenarnya kekayaan Indonesia mempunyai bentuk yang beragam. Tidak hanya beragam dari bentuknya namun juga menyangkut asalnya. Keragaman budaya adalah sesungguhnya kekayaan budaya bangsa Indonesia.

 

 

NAMA : YUDI ANGGI PERMANA

KELAS : 4KA34

NPM : 19112068

Tugas 2 Ilmu Budaya Dasar #Softskill (Kasus Konflik Anak Dengan Ibu)

Gosip Kasus Lyra Virna Berseteru Dengan Ibunya

 

 

http://jakarta.okezone.com/read/2008/09/03/33/142418/lyra-virna-digosipkan-kembali-berkonflik-dengan-ibunya

Image

 

 

 

Komentar terhadap kasus tersebut :

       Menurut saya, pahami lebih dalam apa sebab dari sebuah akibat yang terjadi dari kasus tersebut, seorang ibu harus memahami sebab yang terjadi dengan anak begitupun seorang anak seharusnya bisa memberikan pengertian kepada seorang ibu dan meminta restu darinya, apabila sebab sudah bisa dianalisa maka antara ibu dengan anak akan saling mengerti apa yang harus mereka lakukan sesama keduabelah pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman atau konflik. Seorang ibu seharusnya memberikan restu dan mengerti apa yang diinginkan seorang anak dan Seorang anak seharusnya patuh kepada orang tuanya sebab tanpa restu darinya seorang anak bukanlah siapa-siapa.

 

 

Solusi Analisis terhadap kasus tersbut :

      Pada kasus ini, unit mempunyai segi-segi yang tidak bias berjalan bersama-sama, maka terjadilah ketegangan (tension) dan timbullah tekanan yang mendorong untuk mengubah kognitif sedemikian rupa sehingga tercapai keadaan seimbang. Jika diaplikasikan P adalah rasa memiliki Maria terhadap anaknya yaitu Lyra Virna, dan ini merupakan hubungan yang positif. Namun, Maria tidak menyukai Eric Scada sebagai suami Lyra Virna dan ini merupakan hubungan yang negatif dan juga merupakan pilihan dari Lyra Virna. Maka keadaan ini menjadi tidak seimbang, karena unit-unit ini mempunyai segi-segi yang tidak bisa berjalan bersama-sama, maka terjadilah ketegangan (tension) pada Maria. Sehingga timbulah tekanan yang mendorong Maria untuk mengubah organisasi kognitif sedemikian rupa sehingga tercapai keadaan yang seimbang. Untuk mengembalikan pada keadaan seimbang, Maria dapat melakukan kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut, yaitu :
• Maria sayang terhadap Lyra Virna tetapi tidak suka pilihan Lyra
yaitu Eric, maka Maria membuat Lyra agar tidak menyukai Eric.
• Maria beranggapan bahwa Lyra Virna adalah anak yang tidak patuh dan
juga tidak berbakti kepada orang tua.
• Maria menganggap bahwa Eric Scada merupakan pilihan atau pasangan
yang terbaik untuk Lyra.
• Maria menganggap bahwa Lyra memilih Eric karena ada faktor lain,
mungkin berupa pelet atau juga Eric memaksa Lyra harus menikah dengannya.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar #Softskill

1. Jelaskan Pengertian, tujuan dan ruang lingkup dari IBD ?

 

A. Pengertian IBD :

            Ilmu Budaya Dasar merupakan pengetahuan yang diharapkan  dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum   tentang   konsep-konsep   yang   diekembangkan   untuk   mengkaji   masalah-masalah   manusia   dan   kebudayaan. IBD   dikembangkan   petama  kali   di   Indonesia   sebagai  pengganti   istilah   basic  humanitiesm   yang  berasal   dari  istilah   bahasa Inggris   “the   Humanities”.   Adapun   istilah   humanities   itu   sendiri   berasal   dari   bahasa   latin   humnus   yang   artinya   manusia, berbudaya  dan  halus. Dengan mempelajari the  humanities diandaikan  seseorang akan bisa menjadi lebih  manusiawi, lebih   berbudaya   dan   lebih   halus.   Dengan   demikian   bisa   dikatakan   bahwa   the   humanities   berkaitan   dengan   nilai-nilai manusia  sebagai   homo   humanus   atau   manusia  berbudaya.   Agar   manusia  menjadi   humanus,   mereka  harus   mempelajari ilmu yaituthe humanities disamping  tidak meninggalkantanggungjawabnya yanglain sebagai manusia itu sendiri.

 

B.Tujuan IBD :

            Tujuan dasar dari IBD ini tidak lain adalah untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji berbagai persoalan budaya serta persoalan yang dihadapi manusia. Selain itu IBD tidak bermaksud menggambarkan disiplin ilmu yang merujuk hanya satu bidang saja, melainkan mengambarkan berbagai disiplin ilmu termasuk di dalamnya pengetahuan budaya (the humanities). Di samping itu, IBD turut serta dalam pengembangan kerpibadian bagi kita yang mempelajarinya. Dengan mempelajarinya kita memperoleh banyak wawasan dan pemikiran. Sehingga dengan begitu kita bisa menjadi lebih kritis terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut diri kita, orang lain mapun alam sekitar kita.

 

C.Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik   tolak   dari   kerangka   tujuan   yagn   telah   ditetapkan,   dua   masalah   pokok   bisa   dipakai   sebagai   bahan   pertimbangan

1. Berbagai   aspek   kehidupan   yang   seluruhnya   merupakan   ungkapan   masalah   kemanusiaan   dan   budaya   yang   dapat didekati   dengan   menggunakan   pengetahuan   budaya   (the   humanities),   baik   dari   segi   masing-masing   keahlian (disiplin)   didalam   pengetahuan   budaya,   maupun   secara   gabungan   (antar   bidang)   berbagai   disiplin   dalam pengetahuan budaya.

2. Hakekat   manusia   yang   satu   atau   universal,   akan   tetapi   yang   beraneka   ragam   perwujudannya   dalam   kebudayaan masing-masing jaman dantempat.

Contoh penerapan Ilmu Budaya Dasar dalam kehidupan sehari- hari :

a.         Contoh kecilnya adalah komunikasi antar keluarga, pergaulan kita terhadap teman, yang mungkin kita dapat mengetahui bagaimana kita dapat memahami sifat dan karakteristik setiap orang. Begitupun dalam bermasyarakat, dalam interaksi kita harus memahami norma- norma dalam masyarakat agar tercipta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat

b.         Contoh luas nya penerapan Ilmu budaya dasar dalam kehidupan manusia seperti dalam aspek bersikap dalam kehidupan yang berbeda beda sehingga kita dapat menempatkan diri pada situasi apapun yang akan kita hadapi. Dalam penerapan ilmu ini factor pendukungnya antara lain adalah agama atau kepercayaan kita terhadap tuhan, dimana dalam agama itu sendiri kita sudah pasti diajarkan bagaimana kita harus menjaga interaksi kita terhadap tuhan dan sesama manusia, agar tercipta hubungan yang harmonis dalam kehidupan. Inti dari ilmu budaya dasar dalah kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu budaya dasar dapat mempengaruhi sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat. Bila kita sudah mempunyai dasar yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akandapat membawa diri dalam masyarakat.

 

2. Jelaskan pengertian dari kebudayaan, unsur-unsur kebudayaan, wujud kebudayaan, orientasi nilai kebudayaan ?

 

A.Pengertian Kebudayaan :

            Kebudayaan dalam bahasa Inggris disebut culture. Kata tersebut sebenarnya berasal daribahasa Latin = colere yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanahpertanian. Dalam arti kiasan kata itu diberi arti “pembentukan dan pemurnian jiwa”.Sedangkan kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu kata buddayah. Katabuddayah berasal dari kata budhi atau akal. Manusia memiliki unsur-unsur potensi budayayaitu pikiran (cipta), rasa dan kehendak (karsa). Hasil ketiga potensi budaya itulah yangdisebut kebudayaan. Dengan kata lain kebudayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsamanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya

 

B.Wujud kebudayaan :

            Dari uraian yang telah Anda baca di atas mengenai tujuh unsur kebudayaan yang bersifatuniversal sebenarnya wujudnya bagaimana? Wujud kebudayaan dapat dibedakan menjaditiga bagian yaitu:

1.Wujud gagasan

            Budaya dalam wujud gagasan/ide ini bersifat abstrak dan tempatnya ada dalam alam pikirantiap warga pendukung budaya yang bersangkutan sehingga tidak dapat diraba atau difoto.Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh setiap warga pendukung budaya sejak dini sangatmenentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut.Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusiaberdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuksistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya

2. Wujud perilaku (aktivitas)

            Budaya dalam wujud perilaku berpola menurut ide/gagasan yang ada. Wujud perilaku inibersifat konkrit dapat dilihat dan didokumentasikan (difoto dan difilm). Contoh: Petanisedang bekerja di sawah, orang sedang menari dengan lemah gemulai, orang sedangberbicara dan lain-lain.Masing-masing aktivitas tersebut berada dalam satu sistem tindakan dan tingkah laku.

3.Wujud benda hasil budaya

            Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto.Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh: bangunanbangunanmegah seperti piramida, tembok cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu,gerabah dan lain-lain.

 

C. Unsur-unsur Kebudayaan

7 unsur kebudayaan universal :

1.Menurut koentjaraningrat ada tujuh unsurkebudayaan universal, yaitu sebagai berikut;

            a.Sistem kepercayaan

            b.Sistem nilai dan pandangan hidup

            c.Komunikasi keagamaan

            d. Upacara keagamaan

2.Sistem kemasyarakatan atau organisasi social yang meliputi;

            a.Kekerabatan

            b. Asosiasi dan perkumpulan

            c.Sistem kenegaraan

            d. Sistem kesatuan hidup

            e. Perkumpulan

3.Sistem pengetahuanmeliputi pengetahuan tentang;

            a.Flora dan fauna

            b.Waktu, ruang dan bilangan

            c.Tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia

4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk :

            a.Lisan

            b.Tulisan

5.Kesenian yang meliputi :

            a.Seni patung/pahat

            b.Relief

            c.Lukisan dan gambar

            d.Rias

            e.Vokal

            f.Musik

            g.Bangunan

            h.Kesusastraan

            i.drama

6.Sistem mata pencaharian atau sistem ekonomi yang meliputi :

            a.Berburu dan mengumpulkan makanan

            b.Bercocok tanam

            c.Peternakan

            d.Perikanan

            e.Perdagangan

7.Sistem perlatan hidup dan teknologi yang meliputi :

            a.Produksi, distribusi, transportasi

            b.Peralatan komunikasi

            c. Peralatan konsumsi dalam bentuk wadah

            d.Pakaian dan perhiasan

            e.Tempat berlindung dan perumahan

            f.Senjata

 

D.Orientasi Nilai Budaya

            Kluckhohn   dalam   Pelly   (1994)   mengemukakan   bahwa   nilai   budaya merupakan  sebuah  konsep  beruanglingkup  luas  yang  hidup  dalam  alam  fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.

Secara  fungsional  sistem  nilai  ini  mendorong  individu  untuk  berperilaku seperti  apa  yang  ditentukan.  Mereka  percaya,  bahwa  hanya  dengan  berperilaku seperti itu mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang, malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai tersebut merupakan  wujud  ideal  dari  lingkungan  sosialnya.  Dapat  pula  dikatakan  bahwa sistem   nilai   budaya   suatu   masyarakat   merupakan   wujud   konsepsional   dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para individu warga masyarakat itu.

 

E. PERUBAHAN KEBUDAYAAN

            Pengertian perubahan kebudayaan adalah  suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.

Contoh :

             Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan. Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.

 

F. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Hubungan manusia dengan kebudayaan adalah :

            Manusia sebagai perilaku kebudayaan. Kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tmpak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.

 

 

Dosen  :  Dosen Asri Wulan

Nama  : Yudi Anggi Permana

Npm    : 19112068

Kelas  : 4KA34

 

Sumber artikel :

http://massofa.wordpress.com

http://ikkevera.blogspot.com/2012/10/kebudayaan.html

http://daywalker321.blogspot.com/2011_09_01_archive.html

http://igedepraditya.blogspot.com/2012/05/wujud-kebudayaan-dan-orientasi-nilai.html

http://muhammadsopwan.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-contoh-penerapan-ilmu.html

 Image

Tugas ISD 1

Yudi Anggi Permana

19112068 / 4KA34

Tugas ISD 1

KETERANGAN PERORANGAN

1. Nama Lengkap YUDI ANGGI PERMANA
2. Tempat/ Tanggal Lahir
3. Jenis Kelamin Laki-laki
4. Agama Islam
5. Status Pernikahan Belum Menikah
6. Alamat Rumah
Kelurahan/Desa
Kecamatan
Kabupaten/Kota
Provinsi Jawa Barat
Kode Pos 17414
7. HP / Telepon
8. Email
9. Kegemaran (Hobby) Komputer dan Otomotif

 

PENDIDIKAN FORMAL

Tingkat Jurusan/Program Studi Nama Lembaga Pendidikan Tempat IPK
D3 Manajemen Informatika Universitas Gunadarma Depok Lulus
SMA IPS SMA Bekasi Lulus
SMP SMP Bekasi Lulus
SD SDI Bekasi Lulus

 

PENGALAMAN BERKERJA

 

1. Data Entry – PT. Nippon  Koei di Kalimantan Barat 2007

2. Supervisor  Pool Tangki Pertamina – PT. Patra Niaga di Merak

Tahun 2009
3. Consumer  Loan – Bank Mandiri di Jakarta Tahun 2008
4. Tenaga Pengajar – SMU Swasta di Jakarta Tahun 2010

5. Staff  IT – PT. Citra Busana Indonesia 2011-2012

 

SERTIFIKAT

2005        Sertifikat Kursus Bahasa Inggris

2008        Sertifikat Workshop Web Design using Macromedia Flash Universitas Gunadarma

2008        Sertifikat Workshop MiDLet Java Programming on Mobile Device

KEMAMPUAN KOMPUTER

  • Mampu mengoperasikan progam komputer seperti Ms. Office Word, Excel, PowerPoint, Outlook.
  • Mengetahui beberapa bahasa pemrograman seperti BASIC, COBOL, C++, Java, Visual Basic.
  • Mampu merancang dan membangun jaringan komputer lokal (LAN), serta konfigurasi Router dan Switch.
  • Mampu merakit komputer, serta troubleshooting masalah hardware.
  • Mengenal Berbagai macam sistem operasi mulai dari MS DOS 5, Windows 9x, ME, XP, Vista, 7. Dan sistem operasi Linux seperti Ubuntu, Kubuntu dan Fedora.

WIFI / WIRELESS DAN CARA KERJANYA

Universitas GunadarmaSEKILAS TENTANG WIFI / WIRELESS DAN CARA KERJANYA

Dari arti dapat dikatakan bahwa wireless adalah tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah nama dagang (certification) yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (Internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas interoperability yang dipersyaratkan. Teknologi Internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16.

Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN). Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz. Tingginya animo masyarakat –khususnya di kalangan komunitas Internet– menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor.

Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot. Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut –yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan– dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia. Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia. Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002.

Wi-Fi sebenarnya merek dagang wireless LAN yang diperkenalkan dan distandarisasi oleh Wi-Fi Alliance. Standar Wi-Fi didasarkan pada standar 802.11. Wi-Fi Alliance pertama kali membentuk wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA), sebuah organisasi nonprofit yang mempunyai fokus pada pemasaran serta mengurusi interoperabilitas pada produk wireless LAN 802.11. Wi-Fi Alliance juga memprakarsai standar keamanan pada 802.11i yang disebut Wi-Fi Protected Accses (WPA).

Setifikasi Wi-Fi adalah proses untuk memastikan interoperabilitas antar peralatan wireless LAN 802.11, termasuk access point dan kartu-kartu jaringan wireless yang biasanya mempunyai beberapa form factor yang sangat beragam.

Perusahaan-perusahaan produsen peralatan wireless harus menjadi anggota Wi-Fi Alliance. Perusahaan-perusahaan tersebut memerlukan sertifikasi Wi-Fi untuk menjaga kualitas produk. Sertifikasi ini juga digunakan untuk interoperabilitas beberapa produk Wi-Fi. Setelah produk tersebut telah melalui beberapa tes, pabrikan akan diberikan hak untuk menempatan logo sertifikasi Wi-Fi , sehingga user mudah untuk mengenalinya. Setelah produk melalui tes standarisasi yang teruji, user akan mendapatkan beberapa kemudahan dalam hal standarisasi dan interoperabilitas.

Konfigurasi jaringan wireless yang lain telah berkembang seiring dengan berkembangnya kebutuhan pengembang maupun implementator lain.

Perkembangan Teknologi Wireless

1. WiFi 802.11g

a. Approximate max reach (dependent on many factors) 100 Meters

b. Maximum throughput 54 Mbps

c. Typical Frequency bands 2.4 GHz

d. Application Wireless LAN

2. WiMAX 802.16-2004*

a. Approximate max reach (dependent on many factors) 8 Km

b. Maximum throughput 75 Mbps (20 MHz band)

c. Typical Frequency bands 2-11 GHz

d. Application Fixed WirelessBroadband

3. WiMAX 802.16e

a. Approximate max reach (dependent on many factors) 5 Km

b. Maximum throughput 30 Mbps (10 MHz band)

c. Typical Frequency bands 2-6 GHz

d. Application PortableWirelessBroadband

4. CDMA2000 1x EV-DO

a. Approximate max reach (dependent on many factors) 12 Km

b. Maximum throughput 2.4 Mbps (higher for EV-DV)

c. Typical Frequency bands 400,800,900,1700,1800,1900,2100 MHz

d. Application Mobile Wireless Broadband

5. WCDMA/ UMTS

a. Approximate max reach (dependent on many factors) 12 Km

b. Maximum throughput 2 Mbps (10+ Mbps fpr HSDPA)

c. Typical Frequency bands 1800,1900Mobile Wireless Broadband100 MHz

d. Application MobileWirelessBroadband

Dari keterangan di atas dapat dilihat bahwa dari waktu ke waktu wireless mengalami perkembangan. Perkembangan inipun tentunya membawa berbagai kemudahan bagi masyarakat maupun perusahaan.

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas.

Dengan kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. WiMAX salah satu teknologi yang memudahkan setiap orang mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet.

Internet merupakan salah satu media yang mampu memberikan berbagai informasi untuk semua kalangan masyarakat. Dengan adanya Internet maka tercipta efisiensi dan efektifitas dalam memperoleh Informasi dan operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.

Dengan teknologi wireless yang terus berkembang, maka akan mempermudah setiap orang untuk dapat mengakses internet dan penyampaian informasi dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Komponen Untuk Membangaun Wireless LAN.

1. Access Point (AP)

Pada WLAN, alat untuk mentransmisikan data disebut dengan Access Point dan terhubung dengan jaringan LAN melalui kabel. Fungsi dari AP adalah mengirim dan menerima data, sebagai buffer data antara WLAN dengan Wired LAN, mengkonversi sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalukan melalui kabel atau disalurkan keperangkat WLAN yang lain dengan dikonversi ulang menjadi sinyal frekuensi radio.

Satu AP dapat melayani sejumlah user sampai 30 user. Karena dengan semakin banyaknya user yang terhubung ke AP maka kecepatan yang diperoleh tiap user juga akan semakin berkurang. Ini beberapa contoh produk AP dari beberapa vendor.

clip_image002clip_image003clip_image004

2. Extension Point

Untuk mengatasi berbagai problem khusus dalam topologi jaringan, designer dapat menambahkan extension point untuk memperluas cakupan jaringan. Extension point hanya berfungsi layaknya repeater untuk client di tempat yang lebih jauh. Syarat agar antara akses point bisa berkomunikasi satu dengan yang lain, yaitu setting channel di masing-masing AP harus sama. Selain itu SSID (Service Set Identifier) yang digunakan juga harus sama. Dalam praktek dilapangan biasanya untuk aplikasi extension point hendaknya dilakukan dengan menggunakan merk AP yang sama.

clip_image006

3. Antena

Antena merupakan alat untuk mentransformasikan sinyal radio yang merambat pada sebuah konduktor menjadi gelombang elektromagnetik yang merambat diudara. Antena memiliki sifat resonansi, sehingga antena akan beroperasi pada daerah tertentu. Ada beberapa tipe antena yang dapat mendukung implementasi WLAN, yaitu :

  1. Antena omnidirectional

Yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal kesegala arah dengan daya yang sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omni directional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar), dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan kebawah, sehingga antena dapat diletakkan ditengah-tengah base station. Dengan demikian keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak. Namun, kesulitannya adalah pada pengalokasian frekuensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi.

clip_image008clip_image010

Gambar : Jangkauan area Antena omnidirectional

b. Antena directional

Yaitu antena yang mempunyai pola pemancaran sinyal dengan satu arah tertentu. Antena ini idealnya digunakan sebagai penghubung antar gedung atau untuk daerah yang mempunyai konfigurasi cakupan area yang kecil seperti pada lorong-lorong yang panjang.

clip_image012
Gambar : jangkauan antena directional

4. Wireless LAN Card

WLAN Card dapat berupa PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association), ISA Card, USB Card atau Ethernet Card. PCMCIA digunakan untuk notebook, sedangkan yang lainnya digunakan pada komputer desktop. WLAN Card ini berfungsi sebagai interface antara sistem operasi jaringan client dengan format interface udara ke AP. Khusus notebook yang keluaran terbaru maka WLAN Cardnya sudah menyatu didalamnya. Sehingga tidak keliatan dari luar.

clip_image014 clip_image016 clip_image018
Gambar : Wireless LAN Card

clip_image020

Kelebihan Wireless LAN

Ø Dari segi price/performance, wireless yang terbaik di antara alternatif teknologi kabel.

Ø Wilayah cakupan amat luas, kecuali di daerah tertentu yang tidak dapat dijangkau (amat terhalang bangunan tinggi, di lembah di mana tidak ada relay point di dekatnya).

Ø Lebih reliable dalam arti lebih sedikit point of failurenya dibandingkan metode akses darat.

Kekurangan Wireless LAN

Ø Point-to-pointer wireless LAN harus dalam keadaan tidak terhalang apa pun, baik itu pepohonan maupun gedung,

Ø Bila ada medan elektromagnetik dalam frekuensi yang sama saling berdekatan akan terjadi interferensi.

http://rahmadsmartboy.blogspot.com/2010/05/wifi-wireless-dan-cara-kerjanya.html

Info dan perbedaan tentang GPU (Graphic Processing Unit)

GPU prinsip kerjanya sama dengan Video Graphics Adapter (VGA) di PC/Komputer.

GPU memegang peranan penting juga ketika Android kita digunakan untuk bermain game-game 3D kelas High Definition (HD) atau video berkualitas tinggi. Nah, bagi Teknokerz yang sering bermain game atau mengolah grafis, artikel ini bisa membantu anda semua tentang GPU yang dipakai di perangkat Android masing-masing. Berikut ini adalah jenis-jenis GPU yang dipasang untuk di Android untuk membantu kinerja CPU atau prosesor dalam mengolah grafis:

1. Adreno

Seri Adreno yang merupakan buatan ATI yang sekarang anak perusahaan AMD dulu disebut seri ATI imageon, sekitar tahun 2002-2004 yaitu pada awa-awal keluarnya seri GPU ini. Pada tahun 2008, AMD imageon di jual ke salah satu produsen prosesor terkemuka, yaitu Quallcom. Dan sekarang ATI/AMD hanya mensupport arsitektur dan pengembangannya saja. Kini seri Adreno merupakan bawaan dari semua SOC (System On Chip) buatan Quallcom. Adreno sendiri juga dibagi menjadi beberapa kelas:

a. Adreno 130, yang berada didalam SOC Quallcom seri MSM7xxx.

b. Adreno 200, yang berada pada QSD8x50 (snapdragon gen 1, QSD mrupakan kode dari seri SOC snapdragon) and MSM7x27 (MSM merupakan kode untuk produk SOC quallcom untuk seri general). Biasanya, Adreno seri ini dipakai di handheld Android kelas low-end (spesifikasi rendah, dengan prosesor 600-800 MHz).

c. Adreno 205 di QSD8x50A (1.3 GHz), MSM7x30 (800 MHz+L2 cache), MSM8x55 (1 GHz+L2 cache).

d. Adreno 220, merupakan andalan mereka yang terbaru, saya sendiri belum memiliki banyak info tentang Adreno 220 ini, tapi nampaknya GPU ini memiliki Multi Core (lebih dari satu inti prosesor). Seri ini dan Adreno 220 biasanya dipakai di handheld Android kelas Mid-End dan High-End (spesifikasi tinggi, dengan prosesor diatas 1GHz).

2. PowerVR

Seri PowerVR merupakan buatan video logic yang dulu juga pernah meramaikan pasar VGA, namun seiring dominasi NVIDIA dan ATI, video logic kini hanya bermain di dunia GPU mobile gadget. PowerVR sndiri tidak di produksi dalam bentuk jadi oleh power logic namun mereka hanya membuat draft arsitekturnya yg dijual lisensinya ke berbagai produsen prosesor terkemuka seperti NEC, Intel, Freescale, Texas Instruments dan lain-lain.

Seri PowerVR sendiri sekarang sudah mencapai 6 seri, seri 2 nya pernah dipakai pada console game tahun 1900-an, yaitu Dream cast dan Sega saturn. Seri powerVR SGX 5 merupakan seri yang paling sering ditemui pada smartphone, SGX 5 sendiri merupakan GPU elite dalam dunia smartphone, mungkin seperti BMW di dunia mobil J.Seri SGX yang tercatat pernah dipakai dalam berbagai smartphone dan gadget berikut:

a. SOC A4/SGX535 (iPhone 4/ipod gen4/ipad)

b. SOC Hummingbird/SGX540 clock 200 (Samsung Galaxy S)

c. SOC OMAP seri 3/SGX530 (Droid X, Motorola Defy, Samsung Galaxy SL, Motorola Mile 2, Droid 2 dan LG optimus Black)

d. Intel GMA 500 dan GMA 600 juga menggunakan SGX535 sbg VGA onboard intel atom

e. Varian seri 5 berikutnya adalah SGXMP (MP disini mengindikasikan jumlah core) SOC OMAP 4 (4430)/SGX540MP quadcore clock 300 (Blackberry Playbook, LG Optimus 3D).

f. SOC A5/SGX543MP2 (iPad 2).

g. SGX543MP4, yang dipakai di Playstation Vita.

h. Selain itu seri dewa berikutnya, SGX544MP+ akan berada di OMAP 5 yg mnggunakan quadcore dual CPU A15 (eagle platform)+ dual CPU Cortex-M4 cores dgn clock prosesor hingga 2 GHz.

3. Mali

Seri Mali, GPU ini merupakan arsitektur buatan ARM, walaupun masih jarang terdengar namanya, namun kekuatannya tidak bisa diremehkan. Seri-seri GPU Mali beredar mulai dari HDTV, game console (PS3), hingga smartphone. Khusus untuk smarphone, seri yang digunakan adalah Mali 400MP4 (MP adalah indikator core yang digunakan). GPU ini merupakan bagian dari SOC Exynos dualcore CPU 1.2ghz A9 milik Samsung Galaxy S II. Kabarnya Mali 400MP4 ini mampu merender hampir setara PS3 maupun Xbox 360.

4. GeForce ULP

Seri Geforce ULP (Ultra Low Power) merupakan GPU yg mnjadi bagian dari SOC Tegra 2 yang diproduksi oleh NVIDIA. Geforce ULP ini menggunakan Quadcore 4 pixel shaders + 4 vertex shaders hingga total ada 8 core yang berada di dalamnya.

Jika untuk menentukan performa tentu saja tidak lepas dr SOC apa yg dipakai, sangat sulit untuk menentukan point yg digunakan untuk komparasi karena masing-masing GPU sangat tergantung juga pada kinerja dan support dr SOCnya. Contohnya saja, SOC OMAP seri 4 dgn GPU SGX540 quadcore vs tegra 2 dgn GPU ULP geforce 8core, sapa yg akan menang? Apabila melihat jumlah core, secara kasat mata orang akan menjagokan 8core yg berada pada geforce ULP namun bila menghitung kemampuan SOC maka trlihat OMAP 4 trnyata bisa melibas Tegra 2, tidak hanya dari hasil benchmark, framerate, javascript render, namun jg dlm soal efisiensi pemakaian battere.

Hal ini tidak mengherankan karena OMAP 4 memiliki beberapa senjata rahasia seperti support dual channel memori LP DDR2 hingga 1GB, dimana Tegra 2 baru mampu menggunakan single channel. Kembali lg kemampuan SOC sangat menentukan hasil, begitu juga dengan Snapdragon dengan core scorpion-nya, apakah akan kalah perform dengan Tegra 2? Tidak juga, terutama utk hasil multimedia dimana kekuatan snapdragon dan adreno memang di optimalisasi pada sisi ini.

Kendala berikutnya dalam membandingkan monster-monster GPU ini adalah perbedaan cara render yg dilakukan pada masing-masing platform, misalnya saja Adreno dengan SOC snapdragon biasa menggunakan metode render (bila melewati batas kemampuannya) menurunkan kualitas namun mempertahankan resolusi agar framerate terjaga, sementara Hummingbird dengan GPU SGX540 merender murni menggunakan kekuatan GPUnya bahkan tetap dengan menghidupkan vsync. Walaupun terlihat dimata kita performa nya hampir sama, dengan hasil framerate yang tidak jauh berbeda, namun jika vsync dimatikan dan dibandingkan kualitas gambarnya akan terlihat dimana SGX540 benar2 monster dan sangat cepat!

 

 

 

 

 

 

 

http://iqbal244-android.blogspot.com/2012/08/info-dan-perbedaan-tentang-gpu-graphic.html

Tips Memilih Komputer Rakitan Murah dan Berkualitas

Punya dana lebih dan lagi cari-cari merk dan spesifikasi komputer yang ingin dibeli?

Pasti kalau yang tidak mengikuti perkembangan teknologi akan kesulitan sekali. Bukan berarti kalau nggak ngerti lalu nggak beli. Itu salah juga. Nanti gaptek lho..?

Kalau dana yang disediakan untuk beli komputer cukup besar, Anda tinggal pilih beli PC (komputer desktop) atau Laptop. Tapi kalu punya dana dari gaji yang pas-pas-an, taruhlah saat ini kita cuma punya budget 3 jutaan. Ya nggak akan mungkin ke beli Laptop. Kecuali Laptop seken.

Misalnya saja, pilihan jatuh pada  PC, kita masih harus memilih lagi. PC rakitan atau Branded (HP, Dell, Acer, LENOVO). Karena uang cuma tersedia 3 jutaan, pastilah pilihan jatuh pada PC rakitan.

Nah, ketika memilih spesifikasi PC rakitan, jangan sampai terkecoh pada harga murah.

Ingat!! Kualitas berhubungan dengan HARGA!!..

Misalnya saja, ada brosur di toko komputer yang menghargai PC rakitannya sebesar 2,8 Juta dengan Spesifikasi

Intel PENTIUM 4 Harga Rp. 2.800.000,-

Prosesor: Intel Celeron

Motherboard: Merk “TERMATON”

RAM:  Merk “ZingZung” 512 Mb

Monitor: Merk “Plagiatron” 15″ CRT

Cukup segitu dulu yang saya contohkan.. Lanjut lagi,

Lihat jenis procesornya, Judul Penawaran tidak sesuai dengan Prosesor. Pertanyaannya, lho kok Intel Celeron?

Ingat lho Celeron dengan Pentium 4 itu jenis yang berbeda. Walaupun sama-sama produk dari Intel Corporate. Ya kalau memang dengan harga segitu kita dapatnya Intel Celeron, Ya jujurlah wahai toko komputer..

Ingat lagi..saat tulisan ini dibuat, Jenis Prosesor yang ada dipasaran adalah Intel Atom, Centrino, dual core, Core 2 Duo, Quad Core.

Selanjutnya tentang merk Motherboard, RAM dan monitor. Apa kita akan percaya dengan kualitas merek yang terasa aneh terdengar.

“TERMATON”, “ZingZung”, “Plagiatron”?!!?##@

Hah..merek apa tuh..?

Apa ikhlas mengeluarkan uang sebesar itu untuk merek yang rasanya aneh di telinga.

Toko sebenarnya tak bermaksud menipu. Hanya membantu kalangan awam untuk mempermudah memilih-milih komputer dengan cara mempersingkat judulnya. Soalnya kalau orang di tawari prosesor “CELERON”, orang awam biasanya balik bertanya, “Celeron itu asli nggak Mas..?” Orang hanya tahu Pentium 1, 2, 3 dan 4.

Untuk pertimbangan merek, Kan kita bisa cari referensi dengancara membeli tabloid komputer dulu, kira kira merek apa yang disarankan. Bisa dilihat di kolom iklan produk lho.

Untuk merek-merek kelas menengah sampai tingkat mahal, biasanya saya menggunakan merek umum seperti Asus atau Gigabyte.

Selain itu juga saya memilih pertimbangan Purna Servis/garansi. Walaupun berbeda 50 ribu atau 100 ribu, kalau nanti selama masa garansi PC saya mengalami kerusakan, garansinya mudah. Buat apa bela-bela’in harga murah, tapi susah dibelakang.

Informasi ini langsung update dari Mangga Dua Mall. Ternyata masih ada tuh brosur PC rakitan yang menggunakan merek-merek “Nggak Jelas”..

http://wawanpurnama.com/tips-memilih-komputer-rakitan-murah-dan-berkualitas/